Kembali ke Daftar Berita

Wali Kota Buka Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Teddy •• 12 tayangan
Wali Kota Buka Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri pertemuan koordinasi dan advokasi sekaligus membuka Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tingkat Kota Lubuk Linggau Tahun 2026, di Hotel Dewinda Lubuk Linggau, Kamis (1/10/2026).

Dalam sambutannya, H Rachmat Hidayat menyampaikan Pemerintah Kota Lubuk Linggau terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit melalui koordinasi serta sinergi lintas sektor.

Menurutnya, pembangunan kesehatan merupakan investasi penting dalam pembangunan daerah. Namun, tantangan kesehatan semakin kompleks, ditandai masih adanya penyakit menular serta meningkatnya penyakit tidak menular yang dapat berdampak terhadap kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.

“Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian penyakit,” ujarnya.

Sejumlah penyakit yang menjadi perhatian antara lain Tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, demam berdarah, ISPA, serta kewaspadaan terhadap potensi kejadian luar biasa. Sementara itu, penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes juga membutuhkan perhatian serius.

Ia menegaskan, keberhasilan pengendalian penyakit membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat, edukasi kesehatan serta integrasi program agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau, Marlinda Sari

menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas sektor serta menyusun langkah strategis dalam pencegahan dan pengendalian penyakit guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Peserta kegiatan terdiri dari kepala OPD, camat, lurah, direktur rumah sakit, kepala puskesmas serta pengelola program TB, HIV dan penyakit tidak menular.

Berita Terkait

12 Bagikan