Kembali ke Daftar Berita

Walikota Lubuk Linggau Menghadiri Acara Rakornas P2DD Melalui Zoom Meeting Di Command Center

Super Admin 46 tayangan
Walikota Lubuk Linggau Menghadiri Acara Rakornas P2DD Melalui Zoom Meeting Di Command Center

Dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah terus melakukan penguatan efektivitas kebijakan transformasi digital di daerah. Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2025 pada 28 November 2025, serta amanat Kepmenko Perekonomian Nomor 402 Tahun 2025, dilaksanakan Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) dengan tema “Sinergi Penguatan Digitalisasi Keuangan Daerah melalui Optimalisasi Belanja dan Peningkatan Layanan Publik.”

Rakornas Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diselenggarakan di Jakarta tersebut turut diikuti oleh Pemerintah Kota Lubuk Linggau secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Wali Kota Lubuk Linggau menghadiri kegiatan tersebut dari Command Center Gedung Biru, didampingi Asisten III serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, akuntabilitas, serta optimalisasi pendapatan daerah melalui penerapan sistem transaksi non-tunai.

Rakornas TP2DD juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong transformasi digital yang berkelanjutan, khususnya dalam penguatan digitalisasi keuangan daerah serta peningkatan kualitas layanan publik.

Dukungan kebijakan P2DD telah mendorong perkembangan ekosistem digital secara signifikan. Hingga Semester I Tahun 2025, tercatat sebanyak 501 pemerintah daerah atau 91,8 persen telah memiliki ekosistem digital yang memadai, meliputi regulasi, kanal pembayaran, kesiapan dan ketersediaan sistem, serta dukungan Bank Pembangunan Daerah.

Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Satgas P2DD telah memetakan sejumlah rencana strategis ke depan.

“Elektronifikasi, terutama di sektor infrastruktur IT perbankan, menjadi peluang peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Ferry Irawan, selaku Ketua Pelaksana Satgas P2DD dalam kesempatan tersebut.

Rakorpusda dilaksanakan dengan mengelaborasi arahan Rakornas P2DD 2025, antara lain peningkatan local tax ratio melalui optimalisasi pendapatan daerah, peningkatan literasi, pemberian insentif, peningkatan kualitas layanan publik, serta perbaikan basis data tanpa menambah beban masyarakat.

Selain itu, pembahasan juga mencakup percepatan realisasi dan peningkatan ketepatan belanja APBD, penguatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), pengarusutamaan kebijakan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), serta penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Elaborasi kebijakan juga dilakukan melalui penyampaian berbagai praktik baik atau best practice P2DD berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Satgas P2DD, termasuk hasil Championships P2DD 2025, serta inovasi yang dapat diterapkan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem digital dan mengefektifkan kebijakan P2DD.

Ke depan, sinergi antara Satgas P2DD dan TP2DD akan terus diperkuat guna mendorong efektivitas kebijakan dalam mendukung percepatan kemandirian daerah dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan dan perluasan kanal digital, perluasan layanan sinyal, penguatan BPD, peningkatan keamanan produk layanan, serta sinergi dengan sistem pengelolaan keuangan pusat dan daerah.

Selain itu, penguatan juga diarahkan pada peningkatan local tax ratio, optimalisasi peran lembaga keuangan dalam mendorong digitalisasi sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, serta penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah yang andal, interoperabel, terintegrasi, dan aman.

Dalam agenda tersebut juga diumumkan penerima penghargaan Championships TP2DD 2025 Terbaik, Program Unggulan Terbaik kategori umum dan tematik, BPD Terbaik dalam mendukung kebijakan P2DD, serta Rookie of the Year. Para pemenang Championships TP2DD 2025 akan direkomendasikan untuk memperoleh tambahan Insentif Fiskal pada tahun 2026.

Turut hadir dalam Rakorpusda tersebut di antaranya Direktur Eksekutif Departemen Regional Bank Indonesia, pimpinan dan pejabat Kementerian/Lembaga anggota Satgas P2DD, serta pimpinan dan pejabat pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia.

Berita Terkait

46 Bagikan