Berita

Kota Lubuk Linggau bulan Januari 2019, Inflasi Tahun Kalender sebesar 0,26 persen

2019-04-11 04:52:23 Admin Web Portal


Kota Lubuk Linggau bulan Januari 2019, Inflasi Tahun Kalender sebesar 0,26 persen dengan Inflasi “year on year” (Januari 2019 terhadap Januari 2018) sebesar sebesar 1,79 persen. Komoditas yang menyumbang andil inflasi terbesar di Kota Lubuk Linggau antara lain: daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, dan tomat sayur. 

Indeks Harga Konsumen/Inflasi Menurut Kelompok Pengeluaran

Kota Lubuk Linggau

 

Pemantauan harga berbagai komoditas di Kota Lubuk  pada Januari 2019 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kota Lubuk Linggau, pada Januari 2019 terjadi inflasi sebesar 0,26 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) menjadi 132,14 pada Januari 2019 dari sebelumny 131,80 pada Desember 2018. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari 2019 terhadap Desember 2018)  sebesar 0,26 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2019 terhadap Januari 2018) sebesar 1,79 persen.

Inflasi Kota Lubuk Linggau bulan Januari 2019 berdasarkan kelompok pengeluaran, seperti rincian sebagai berikut;

 

1)  Kelompok Bahan Makanan, inflasi sebesar 0,59 persen memberikan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,17 persen. Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar adalah daging ayam ras mengalami kenaikan harga sebesar 3,86 persen memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen, tomat sayur mengalami kenaikan harga sebesar 16,01 persen memberikan andil inflasi sebesar

0,05 persen. Sedangkan komoditas yang menghambat laju inflasi pada kelompok bahan makanan ini adalah bawang merah mengalami penurunan harga sebesar 8,01 persen menahan laju inflasi sebesar 0,05 persen, dan kentang mengalami penurunan harga sebesar 8,14 persen menghambat laju inflasi sebesar 0,03 persen.

 

2) Kelompok   Makana Jadi Minuman Rokok   &   Tembakau inflasi   sebesar   0,1 persen memberikan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,03 persen. Komoditas yang memberikan inflasi terbesar adalah  mie harganya naik sebesar 0,41 persen, tekwan/model harganya naik sebesar 0,60 persen dan rokok kretek filter harganya naik sebesar 0,12 persen, masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,01 persen.

 

3) Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar, inflasi sebesar 0,19 persen memberikan andil inflasi umum sebesar 0,04 persen. Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah bahan bakar rumah tangga harganya naik sebesar 2,38 persen memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen, sabun detergen bubuk/cair mengalami kenaikan harga sebesar

2,86 persen memberikan andil inflasi sebesar 0,01 persen. Sedangkan komoditas yang menahan laju inflasi pada kelompok ini adalah kusen turun harganya sebesar 4,81 persen menghambat laju inflasi sebesar 0,02 persen, dan pasir turun harganya sebesar 2,56 persen menahan laju inflasi sebesar 0,01 persen.

 

4) Kelompok Sandang, inflasi sebesar 0,34 persen memberikan andil terhadap inflasi umum sebesar

0,02 persen. Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok ini, yaitu emas perhiasan mengalami kenaikan harga sebesar 2,20 persen menyumbang andil inflasi sebesar 0,02 persen.

 

               5) Kelompok Kesehatan, inflasi sebesar 0,24 persen memberikan andil inflasi umum sebesar 0,01 persen. Komoditas yang domina menyumbang inflasi pada                                kelompok ini, yaitu shampo mengalami kenaikan harga sebesar 1,71 persen menyumbang inflasi sebesar 0,01 persen.

  6) Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga, inflasi sebesar 0,06 persen, andil terhadap inflasi umum sebesar 0,00 persen. Komoditas yang mengalami        kenaikan harga, yaitu bimbingan belaja

mengalami kenaikan sebesar 0,70 persen memberikan andil inflasi 0,00 persen. 

                  7) Kelompok Transportasi, Komunikasi & Jasa Keuangan, deflasi sebesar 0,21 persen memberikan andil  inflasi  sebesar  -0,02  persen.  Komoditas  yang                                            menyebabkan  deflasi  pada  kelompok  ini adalah turunnya harga bensin sebesar 0,79 persen menghambat inflasi sebesar 0,03 persen.


Kota Lubuk Linggau

 

 

Berdasarkan kelompok komponen, Inflasi Kota Palembang pada Januari 2019, diuraikan sebagai berikut:

 

 

1 Komponen inti (core) pada Januari 2019 mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,06 persen, memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen.

 

Komoditas memberikan andil tertinggi adalah emas perhiasan naik harganya 2,20 persen menyumbang andil inflasi sebesar 0,02 persen;

 

2 Komponen yang harganya diatur pemerintah (administered prices) mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,09 persen memberikan andil inflasi 0,01 persen.

 

Komoditas memberikan andil tertinggi adalah bahan bakar rumah tangga naik harganya 2,38 persen menyumbang inflasi sebesar 0,06 persen;

 

3 Komponen bergejolak (volatile) mengalami kenaikan indeks harga 1,10 persen memberikan andil inflasi 0,30 persen.

 

                Komoditas memberikan andil tertinggi adalah daging ayam ras sebesar 3,86 persen menyumbang andil inflasi sebesar 0,06 persen, tomat sayur naik harganya   16,01                 persen menyumbang inflasi sebesar 0,05 persen, dan telur ayam ras sebesar 0,06 persen.


Komoditas Utama Penyumbang Andil Inflasi/Deflasi Bulan Jnauari 2019 di Kota Lubuk Linggau

 

 

Komoditas yang menyumbang andil inflasi secara signifikan di Kota Lubuk Linggau, berurutan diuraikan seperti pada tabel 2 kolom 2 s.d. kolom 5, yaitu daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, tomat sayur, dan seterusnya. Sedangkan komoditas yang menghambat laju inflasi (mengalami deflasi) di kota Palembang berurutan diuraikan pada tabel 2 kolom 6 s.d. kolom 9, yaitu bawang merah, kentang, bensin, cabai merah, dan seterusnya.











Berita terkait:


Pelatihan Kewirausahaan Diharapkan Tingkatkan Pengetahuan Pelaku UMKM

Perkembangan Inflasi/Deflasi Juli 2017

IKM Diharapkan Mampu Bersaing Melalui Media Online

Tingkat Inflasi Kota Lubuklinggau 0,06 Persen

Operasi Beras Tekan Harga Pasar

Komoditas Bahan Pangan Penyumbang Inflasi Tertinggi di Lubuklinggau

Lubuklinggau Sudah Ada Rumah Batik dan songket

Inflasi Kota Lubuklinggau Februari 2018 Sebesar 0,88 persen

Riki Junaidi Belanja Perdana di 212 Mart Lubuklinggau

Ketua PKK Kunjungi Pelaku Usaha UP2K


Kategori Berita


Government Public Relation



Pengunjung


  • Hari Ini 358
  • Kemarin 1403
  • Minggu ini 20480
  • Bulan Ini 33189
  • Total 1153331

Polling


Berapa kali anda mengunjungi webiste ini?