Berita

//

Pj Wako Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Via Zoom Meeting

2024-05-14 03:26:31 Admin Web Portal


LUBUKLINGGAU-PJ Wali Kota Lubuklinggau H Trisko Defriyansa bersama Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Surya Dharma Staf Ahli II bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan AH Ritonga dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota Lubuklinggau mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) mingguan pengendalian inflasi daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui zoom di Command Centre. Senin (13/05/2024).
Rakor dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri RI Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian, yang diikuti oleh para Menteri, Pemerintah non Pemerintah, Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia dan segenap undangan lainnya.
Dalam arahannya Tito Karnavian menyampaikan bahwa perkembangan inflasi nasional bulan april 2024 year on year (y-o-y) mengalami penurunan dari 3,05% menjadi 3,00% dan month to month juga mengalami penurunan signifikan dari 0,52% menjadi 0,25%.
Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik Windhiarso Putranto memaparkan data terkait tinjauan inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu kedua bulan Mei tahun 2024. Berdasarkan data SP2KP pencatatan tanggal 6 s/d 8 Mei 2024.
“Secara nasional sebanyak 184 Kabupaten/Kota mengalami kenaikan IPH di minggu kedua Mei yang sedikit menurun dari minggu lalu yakni 192 Kabupaten/Kota, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat merupakan Kabupaten dengan kenaikan IPH tertinggi di Sumatera dengan nilai kenaikan 4,65%".
Komoditas Penyumbang utama IPH beradasarkan wilayah Sumatera pada minggu kedua Mei, diantaranya Bawang Merah, Cabai Merah dan Daging Ayam Ras.
Perkembangan harga bawang merah minggu kedua Mei secara nasional turun menjadi 12,28% dibanding minggu sebelumnya hanya 13,59%, harga rata-rata di minggu pertama Rp.51.711 dan pada minggu kedua sedikit menurun menjadi RP.51.115, jumlah Kab/Kota yang alami kenaikan harga 308, sedikit meningkat dari minggu sebelumnya 305 Kab/Kota.
Perkembangan harga cabai merah minggu kedua Mei secara nasional sedikit meningkat menjadi 7,90% dari minggi pertama 7,68%, harga rata-rata di minggu pertama Rp.50.370 dan pada minggu kedua sedikit mengalami peningkatan menjadi Rp.50.474, jumlah Kab/Kota yang alami kenaikan harga 244 meningkat dari minggu pertama 233 Kab/Kota.
Perkembangan harga beras minggu kedua Mei secara nasional mengalami penurunan signifikan -1.86% menurun dari minggu sebelumnya -1.66%, harga rata-rata di minggu pertama Rp.15.407 dan pada minggu kedua menurun menjadi RP.15.375, jumlah Kab/Kota yang alami kenaikan 36, sedikit meningkat dari minggu sebelumnya 30 Kab/Kota. (Aaf)




Berita terkait:


Pelatihan Kewirausahaan Diharapkan Tingkatkan Pengetahuan Pelaku UMKM

Perkembangan Inflasi/Deflasi Juli 2017

IKM Diharapkan Mampu Bersaing Melalui Media Online

Tingkat Inflasi Kota Lubuklinggau 0,06 Persen

Operasi Beras Tekan Harga Pasar

Komoditas Bahan Pangan Penyumbang Inflasi Tertinggi di Lubuklinggau

Lubuklinggau Sudah Ada Rumah Batik dan songket

Inflasi Kota Lubuklinggau Februari 2018 Sebesar 0,88 persen

Riki Junaidi Belanja Perdana di 212 Mart Lubuklinggau

Ketua PKK Kunjungi Pelaku Usaha UP2K


Kategori Berita


Government Public Relation



Pengunjung


  • Hari Ini 491
  • Kemarin 2958
  • Minggu ini 491
  • Bulan Ini 79753
  • Total 1001482

Polling


Berapa kali anda mengunjungi webiste ini?