­

Sekilas Lubuklinggau

Geografis

Peta Kota Lubuklinggau


Kota Lubuklinggau merupakan salah satu kota setingkat kabupaten yang letaknya paling barat dari wilayah Propinsi Sumatera Selatan. Letak astronomi Kota Lubuklinggau berada antara 102o 40’ 00” – 103o 0’ 00” Bujur Timur (BT) dan 3o 4’ 10” – 3o 22’ 30” Lintang Selatan (LS). Luas wilayah daerah ini berdasarkan Undang-undang No. 7 tahun 2001 adalah 401,50 Km2 atau 40.150 Ha dan berada pada ketinggian 129 meter di atas permukaan laut.

Secara administratif  Kota Lubuklinggau mempunyai batas-batas sebagai berikut:

* Sebelah Utara : berbatasan  dengan   Kecamatan   BKL. Ulu  Terawas,  Kabupaten   Musi  Rawas

* Sebelah Timur : berbatasan dengan Kecamatan Tugu Mulyo  dan   Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas

* Sebelah Selatan : berbatasan  dengan  Kecamatan  Muara Beliti  Kabupaten Musi Rawas dan Propinsi Bengkulu

* Sebelah Barat : berbatasan dengan Propinsi Bengkulu

Sesuai dengan Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Lubuklinggau, Kota Lubuklinggau mencakup 4 (empat) kecamatan, dengan luas wilayah 401,50 Km2 atau 40.150 Ha. Mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Lubuklinggau Nomor 17 Tahun 2004 tentang Pemekaran Kota Lubuklinggau dari 49 kelurahan menjadi 72 kelurahan dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Lubuklinggau Nomor 18 Tahun 2004, tentang Pemekaran Kota Lubuklinggau dari 4 kecamatan menjadi 8 kecamatan.

Wilayah Kota Lubuklinggau 

1 Kecamatan Lubuklinggau Barat I

2 Kecamatan Lubuklinggau Barat II

3 Kecamatan Lubuklinggau Timur I  

4 Kecamatan Lubuklinggau Timur II 

5 Kecamatan Lubuklinggau Utara I  

6 Kecamatan Lubuklinggau Utara II 

7 Kecamatan Lubuklinggau Selatan I

8 Kecamatan Lubuklinggau Selatan II

Kota Lubuklinggau memiliki posisi geostrategis dengan menjadi Kota perlintasan jalur tengah Sumatera yang menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Bengkulu di sisi Barat, Provinsi Lampung di sisi Selatan dan wilayah lainnya di bagian utara Pulau Sumatera. Dengan bertemunya berbagai arus lalu lintas tersebut. Kota Lubuklinggau menjadi Kota transit atau Kota pertemuan berbagai kepentingan sosial, ekonomi dan budaya. Konsekuensi logis dari berpadunya berbagai kepentingan tersebut, mengakibatkan Kota Lubuklinggau menjadi Kota yang heterogen.

Di Kota Lubuklinggau masih terdapat beberapa daerah/kawasan yang sulit dijangkau, hal ini dikarenakan kondisi morfologi terjal dan kelerengan curam. Kawasan tersebut berada di wilayah bagian utara, dan selatan Kota Lubuklinggau. Akses jalan menuju kawasan tersebut belum memadai, begitu juga dengan sarana dan prasarana lainnya.(*)