Berita

Dian Chandera : Pemenuhan Kebutuhan Anak di Mulai Dari Rumah

2020-02-10 06:09:09 Admin Web Portal


Dian Chandera : Pemenuhan Kebutuhan Anak di Mulai Dari Rumah
* DP3APM Adakan KHA

LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) melaksanakan kegiatan Konvensi Hak Anak (KHA) untuk Satgas Kota Layak Anak (KLA) Kota Lubuklinggau tahun 2020, Senin (10/2).

Peserta KHA ini berasal dari TP PKK Kota Lubuklinggau, Satgas dari Dinas, Badan, Bagian, sekolah ramah anak, petugas pelaksana ZOSS, pengelola PAUD HI, pengelola BKB, pengelola rumah singgah, fasilitator PATBM, UPTD PPA Polres Kota Lubuklinggau dan berbagai instansi lainnya.


Kegiatannya berlangsung selama tiga hari dibuka oleh Asisten I Setda Kota Lubuklinggau, H Dian Chandera serta dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Lubuklinggau, Azhari Rahardi serta pemateri dari Yayasan Bina Sejahtera indonesia, Hadi Utomo dan Yusuf Alfarisi.

Kepala DP3APM, Heri Zurianta dalam sambutannya mengatakan tujuan dan manfaat kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kompetensi peserta sehingga mempunyai kemampuan untuk terlibat aktif dalam pemenuhan hak anak dan memahami indikator di setiap kluster dalam KLA.

"Adapun kluster tersebut dibagi menjadi lima yang mencakup hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya, serta perlindungan khusus,".

Sementara, Dian Candera yang mewakili Wakil Wali Kota Lubuklinggau mengungkapkan pemenuhan kebutuhan hak anak dimulai dan berawal dari rumah. "Terkadang anak sering mendapatkan perlakuan kurang baik di rumah, misal orang tuanya ada masalah di tempat kerja, imbas ke anaknya," kata dia.

Mengenai KLA, Dian menuturkan bagaimana seharusnya program tersebut dilakasanakan harus benar -benar ada pengakuan dari masyarakat.

"Kalau tujuannya hanya mendapatkan penghargaan atau juara saja, ya mudah kita perbaiki dokumen saja. Tapi sebenarnya bukan itu, harus benar-benar ada pengakuan dari masyarakat," pungkasnya.





Berita terkait:


Pemkot Lubuklinggau Raih WTP Lima Tahun Berturut-turut

26 Ribu Lebih Uploader logo "Ayo Ngelong ke Lubuklinggau", Pecahkan Rekor MURI

PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE - 71 TAHUN 2016

HT Kunjungi Kota Lubuklinggau

Upacara Memperingati HUT RI ke 72

HUT RI, Menpora Kenakan Pakaian Adat Lubuklinggau

Acara Malam Resepsi Kenegaraan meriah, Walikota berikan bingkisan kepada Veteran Kota Lubuklinggau

Sekda Tutup Diklat PIM tingkt IV angkatan VI dan VII

Walikota Jalan Santai Bersama Ratusan Warga Mesat Jaya

Peringatan Gempa BMKG


Kategori Berita


Government Public Relation



Pengunjung


  • Hari Ini 152
  • Kemarin 610
  • Minggu ini 4027
  • Bulan Ini 3552
  • Total 397993

Polling


Berapa kali anda mengunjungi webiste ini?