Berita

//

Wako Papar Implementasi Sakip

2018-12-28 08:25:53 Admin Web Portal


Paparan Walikota Lubuklinggau dalam implementasi sakip  sekaligus arahan dan bimbingan dari Deputi Bidang RB & Kunwas Kementeriam PAN & RB-RI, M Yusuf Ateh di Gedung Kesenian Sebiduk Semare, Rabu Malam (26/12/2018).

Kegiatan ini juga dalam rangka tindak lanjut evaluasi penerapam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP 2018).

Walikota, H SN Prana Putra Sohe memaparkan sejumlah visi dan misi Lubuklinggau yang sudah dijalankan dan belum dijalankan selama ini, serta berbagai kendala selama ini yang telah diatasi. 

"Alhamdulillah, selama 5 tahun sudah banyak direalisasikan walaupun terlihat masih banyak yang belum selaras namun pada tahun ini Pemerintah Optimis bakal melakukan berbagai pembenahan," jelas dia.



Dijelaskannya dengan kegiatan ini kegiatan ini juga seluruh SKPD mengenal SAKIP secara menyeluruh.Awalnya, SAKIP pada 2016 masih C yang kemudian dibentuk komunitas kecil melakukan koordinasi internal di Bappeda. Kemudian, Membentuk TIM SAKIP daerah yanh langsung berkoordinasi dengan Kemenpan. Barulah ditahun 2017 nilainya naik menjadi B.

Wako juga menerangkan jika dipahami secara menyeluruh maka banyak sekali program selaras yang bisa dijalankan sekaligus menghemat anggaran untuk prioritas anggaran lainnya. 
"Saya optimis dengan memahami SAKIP menyeluruh Pemkot akan lebih bisa berbenah dan fokus dalam menjalankan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat," tegas Wako.

Deputi Bidang RB & Kunwas Kementeriam PAN & RB-RI, M Yusuf Ateh menjelaskan setiap daerah memiliki masalah masing-masing. Tanpa SAKIP kesalahan akan terjadi mulai dari perencanaan dan cara kerja kurang terkoordinir tidak efisien dan berdampak pada masyarakat. 

"Sering terjadi hanya membuang banyak anggaran. Semua anggaran tidak jelas karena dana tidak seimbang dengan apa yang dihasilkan . SAKIP membantu sistem perencanaan dan sistem manajemen kinerja," paparnya.

Ditegaskannya, Pemerintah harus memiliki prioritas dan harus memiliki target yang jelas. Juga, penguraian masalah untuk memecahkannya pada dinas pengguna. Kemudian, anggaran yang kurang efisien bakal dipangkas.

"Secara berkala Pemimpin daerah melaksanakan evaluasi dan monitoring, mencari solisi perbaikan akan berguna mengukur masing2 kinerja," jelas M Yusuf Ateh. (Admin) 




Berita terkait:


Pemkot Lubuklinggau Raih WTP Lima Tahun Berturut-turut

26 Ribu Lebih Uploader logo "Ayo Ngelong ke Lubuklinggau", Pecahkan Rekor MURI

PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE - 71 TAHUN 2016

HT Kunjungi Kota Lubuklinggau

Upacara Memperingati HUT RI ke 72

HUT RI, Menpora Kenakan Pakaian Adat Lubuklinggau

Acara Malam Resepsi Kenegaraan meriah, Walikota berikan bingkisan kepada Veteran Kota Lubuklinggau

Sekda Tutup Diklat PIM tingkt IV angkatan VI dan VII

Walikota Jalan Santai Bersama Ratusan Warga Mesat Jaya

Peringatan Gempa BMKG


Kategori Berita


Government Public Relation



Pengunjung


  • Hari Ini 875
  • Kemarin 2958
  • Minggu ini 875
  • Bulan Ini 80137
  • Total 1001866

Polling


Berapa kali anda mengunjungi webiste ini?